Web Analytics

Anatomi Kulit Dan Jenis Kulit Wajah

11 August 2016 - Kategori Blog

Anatomi Kulit – Seluruh tubuh manusia terbungkus dengan lapisan yang disebut sebagai kulit, sehingga dapat melindungi bagian-bagian tubuh yang didalamnya. Pada bahasan kali ini kita akan mencoba untuk membahas tentang anatomi kulit dan jenis kulit wajah pada tubuh manusia.

Mengenali-lapisan-anatomi-kulit-dan-nutrisi-penunjangnya-alodokter

Diantara bagian kulit yang terdapat pada tubuh manusia, maka kulit wajah merupakan bagian yang paling sensitif. Kulit pada wajah yang dimiliki oleh setiap orang, akan menjadi bagian yang sangat penting yang dapat memancarkan pesona kecantikan setiap orang.

Kulit wajah biasanya akan menjadi fokus pandangan utama dari setiap mata, oleh sebab itu sangat penting untuk memiliki kulit wajah yang sehat, karena akan memberi kesan yang cantik alami, dan tentu ini lebih banyak dimiliki oleh kaum wanita.

Alasan inilah yang membuat hampir semua wanita akan berusaha untuk merawat kulit wajah mereka supaya terlihat halus, sehat, dan menampilkan aura kecantikan secara alami, dan tentu hal ini akan membuat seorang wanita akan merasa lebih percaya diri.

Pada dasarnya struktur kulit wajah setiap manusia itu berbeda-beda, namun memiliki anatomi kulit yang sama yaitu terdiri dari, lapisan epidermis, dermis san subkutan.
Lapisan Epidermis

Lapisan epidermis adalah lapisan paling luar pada kulit, yang memiliki ketebalan yang berbeda-beda yaitu berkisar antara 75 – 150 um pada kulit wajah.

 

Lapisan epidermis sendiri tersusun dari bagian-bagian lain yaitu :

Melanosit : Sel penghasil melamin pada kulit.
Sel langerhans : sel yang berperan penting dalam proses imunologi kulit.
Sel Merkel : Sel yang memiliki peran untuk menjadi mekanoreseptor sensoris bagi kulit.
Keratinosil : Bagian yang tersusun atas beberapa lapisan lain yaitu, stratum korneum, stratum lucidun, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basal.

 

Lapisan Dermis

Bila lapisan epidermis adalah lapisan pertama, maka lapisan dermis adalah lapisan kedua, dan lapisan ini memiliki dua lapisan kulit yang disebut, stratum papilare, dan stratum reticular.

Lapisan ini mempunyai lapisan turunan yang berasal dari lapisan epidermis, yaitu rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar sebacea.

Lapisan dermis memiliki ketebalan yang berbeda-beda, karena bergantung pada tubuh manusia, akan tetapi lapisan ini memiliki ketebalan maksimal hingga 4 mm.

 

Lapisan Subkutan

Lapisan subkutan ini merupakan struktur kulit terdalam yang memiliki banyak sel liposit, yang berguna dalam memproduksi jaringan lemak yang merupakan pelapis antara tulang dan otot.

Lapisan subkutan merupakan jaringan yang mengandung sel lemak dalam jumlah yang bervariasi. Dalam lapisan subkutan ini terdapat pembuluh darah, limfa, dan saraf, yang merupakan bagian yang merespon stimulus seperti rabaan, rasa nyeri, dan suhu tinggi maupun rendah.

Ok itu dulu informasi tentang anatomi kulit dan jenis kulit wajah, dan pada artikel berikutnya kita akan sambung lagi untuk membahas permasalahan yang timbul pada kulit.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua pembaca blog www.hariyanastore.com yang sedang mencari informasi tentang anatomi kulit dan jenis kulit wajah.

,

 
Chat via Whatsapp